<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Teror atas Ahmadiyah dan Problem Kebebasan Beragama</title>
	<atom:link href="http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/</link>
	<description>just a piece of mind</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Oct 2009 03:54:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: sultan</title>
		<link>http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/#comment-77</link>
		<dc:creator>sultan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 14:21:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/#comment-77</guid>
		<description>Penafsiran-penafsiran Soegana Gandakoesoema banyak yang melenceng :mrgreen:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Penafsiran-penafsiran Soegana Gandakoesoema banyak yang melenceng <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sultan</title>
		<link>http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/#comment-76</link>
		<dc:creator>sultan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 14:20:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/#comment-76</guid>
		<description>Mendengar utan kayu jadi ingat orang-orang yang berpaham liberal :wink:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mendengar utan kayu jadi ingat orang-orang yang berpaham liberal <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=':wink:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi</title>
		<link>http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/#comment-68</link>
		<dc:creator>Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 03:52:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/#comment-68</guid>
		<description>Buku panduan terhadap kitab-kitab suci agama-agama berjudul:

&quot;BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA&quot;
Penulis: Soegana Gandakoesoema

Tersedia ditoko buku   K A L A M
Jl. Raya Utan Kayu 68-H, Jakarat 13120
Telp. 62-21-8573388</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buku panduan terhadap kitab-kitab suci agama-agama berjudul:</p>
<p>&#8220;BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA&#8221;<br />
Penulis: Soegana Gandakoesoema</p>
<p>Tersedia ditoko buku   K A L A M<br />
Jl. Raya Utan Kayu 68-H, Jakarat 13120<br />
Telp. 62-21-8573388</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Khairun Abubaker</title>
		<link>http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/#comment-44</link>
		<dc:creator>Khairun Abubaker</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 14:09:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/#comment-44</guid>
		<description>Posting yang bagus sekali.

Memang organisasi-organisasi muslim yang bringas didukung oleh oknum-oknum kepolisian &amp; aparat keamanan pemerintah.

Sudah sering terjadi pengerusakan rumah-rumah ibadah umat lain, sweeping, fatwa-fatwa dan kekerasan lainnya yang dilakukan oleh organisasi muslim terhadap umat agama lain. Sedangkan sebagian dari para preman ini adalah anggota polisi dan aparat keamanan lainnya yang berpakaian sipil. Pemerintah juga bersikap seolah-oleh memberi semangat kepada preman-preman ini sehingga mereka merasa berada di atas hukum apapun yang berlaku di negara Indonesia.

Juga anggota polisi pada umumnya hanya menonton para preman yang melakukan pengerusakan &amp; sweeping. Anggota polisi malah melindungi oknum-oknum yang berkelakuan bringas itu.

Sedangkan polisi dan aparat keamanan pemerintah seharusnya melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan agama, kepercayaan, suku, dsb. 

Kita yakin bahwa ada umat muslim yang tidak mentolerir dan tidak setuju dengan kelakuan polisi dan aparat keamanan yang secara terang-terangan memihak kepada golongan mayoritas. 

Tetapi, pemerintah tidak menyadari bahwa walaupun polisi dan aparat keamanan mempunyai senjada api, tapi rakyat jelata (masyarakat muslim yang kurang simpati terhadap polisi) mumpunyai senjata yang jauh lebih ampuh dari pada senjadi api. Sejata yang ampuh ini adalah agama. 

Masyarakat muslim yang tidak simpati terhadap tindakan polisi yang memihak ini bisa mengeluarkan reaksi yaitu mereka bisa meninggalkan agama Islam. Mereka bisa mengalih ke agama lain. Kalau hal ini terjadi/sedang terjadi, maka senjata api polisi itu tidak ada artinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Posting yang bagus sekali.</p>
<p>Memang organisasi-organisasi muslim yang bringas didukung oleh oknum-oknum kepolisian &amp; aparat keamanan pemerintah.</p>
<p>Sudah sering terjadi pengerusakan rumah-rumah ibadah umat lain, sweeping, fatwa-fatwa dan kekerasan lainnya yang dilakukan oleh organisasi muslim terhadap umat agama lain. Sedangkan sebagian dari para preman ini adalah anggota polisi dan aparat keamanan lainnya yang berpakaian sipil. Pemerintah juga bersikap seolah-oleh memberi semangat kepada preman-preman ini sehingga mereka merasa berada di atas hukum apapun yang berlaku di negara Indonesia.</p>
<p>Juga anggota polisi pada umumnya hanya menonton para preman yang melakukan pengerusakan &amp; sweeping. Anggota polisi malah melindungi oknum-oknum yang berkelakuan bringas itu.</p>
<p>Sedangkan polisi dan aparat keamanan pemerintah seharusnya melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan agama, kepercayaan, suku, dsb. </p>
<p>Kita yakin bahwa ada umat muslim yang tidak mentolerir dan tidak setuju dengan kelakuan polisi dan aparat keamanan yang secara terang-terangan memihak kepada golongan mayoritas. </p>
<p>Tetapi, pemerintah tidak menyadari bahwa walaupun polisi dan aparat keamanan mempunyai senjada api, tapi rakyat jelata (masyarakat muslim yang kurang simpati terhadap polisi) mumpunyai senjata yang jauh lebih ampuh dari pada senjadi api. Sejata yang ampuh ini adalah agama. </p>
<p>Masyarakat muslim yang tidak simpati terhadap tindakan polisi yang memihak ini bisa mengeluarkan reaksi yaitu mereka bisa meninggalkan agama Islam. Mereka bisa mengalih ke agama lain. Kalau hal ini terjadi/sedang terjadi, maka senjata api polisi itu tidak ada artinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.</title>
		<link>http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/#comment-26</link>
		<dc:creator>Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Dec 2007 14:09:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://noctilucent.wordpress.com/2007/12/19/teror-atas-ahmadiyah-dan-problem-kebebasan-beragama/#comment-26</guid>
		<description>Untuk mengetahui apakah dan siapakah Ahmadiyah itu dan menyelesaikan perselisihan antara Majelis Ulama Indonesia dan Ahmadiyah, kami telah menerbitkan buku panduan terhadap kitab-kitab suci agama-agama berjudul:

&quot;BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA&quot;
berikut 4 macam lampiran panduan:
&quot;SKEMA TUNGGAL ILMU LADUNI TEMPAT ACUAN KITAB SUCI TENTANG KESATUAN AGAMA (GLOBALISASI)&quot;
hasil karya tulis ilmiah otodidak penelitian terhadap isi kitab-kitab suci agama-agama selama 25 tahun oleh:
&quot;SOEGANA GANDAKOESOEMA&quot;
dengan penerbit:
&quot;GOD-A CENTRE&quot;
dan mendapat sambutan hangat tertulis dari:
&quot;DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA&quot; DitJen Bimas Buddha, umat Kristiani dan tokok Islam Pakistan.

Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mengetahui apakah dan siapakah Ahmadiyah itu dan menyelesaikan perselisihan antara Majelis Ulama Indonesia dan Ahmadiyah, kami telah menerbitkan buku panduan terhadap kitab-kitab suci agama-agama berjudul:</p>
<p>&#8220;BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA&#8221;<br />
berikut 4 macam lampiran panduan:<br />
&#8220;SKEMA TUNGGAL ILMU LADUNI TEMPAT ACUAN KITAB SUCI TENTANG KESATUAN AGAMA (GLOBALISASI)&#8221;<br />
hasil karya tulis ilmiah otodidak penelitian terhadap isi kitab-kitab suci agama-agama selama 25 tahun oleh:<br />
&#8220;SOEGANA GANDAKOESOEMA&#8221;<br />
dengan penerbit:<br />
&#8220;GOD-A CENTRE&#8221;<br />
dan mendapat sambutan hangat tertulis dari:<br />
&#8220;DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA&#8221; DitJen Bimas Buddha, umat Kristiani dan tokok Islam Pakistan.</p>
<p>Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
