Beberapa hari belakangan ini, sudah tidak terhitung banyaknya pembahasan tentang pro kontra pemaafankesalahan – kesalahan soeharto semasa hidupnya. Yang pro untuk memaafkan umumnya memakai alasan nurani, mereka beranggapan jasa soeharto bagi bangsa ini cukup banyak, jadi berhubung soeharto telah meninggal dunia, perbuatan – perbuatan zalimnya tidak perlu dilihat lagi. Tapi tidak begitu bagi mereka dan [...]
Archive for January, 2008
Maaf memaafkan
Posted in sosialita, tagged maaf, soeharto on 29 January 2008 | 1 Comment »
Tuhan yang terkudeta
Posted in sosialita, tagged agama, kudeta, nietzsche, Tuhan on 29 January 2008 | 1 Comment »
Loh apa bisa Tuhan dengan segala ke-maha-anNya itu dikudeta, siapakah gerangan yang begitu berani sakti, sehingga bisa mengambil alih kekuasaan Tuhan, atau bahkan mungkin Tuhan telah dibuang, diasingkan dan dibunuh? Ah ini hal yang paling mustahil untuk terjadi, atau tidak? Kalau itu sampai terjadi semoga Tuhan masih mempunyai banyak uang untuk bertahan hidup, dan [...]
Manusia, perbedaan dan konflik
Posted in sosialita, tagged konflik, manusia, perbedaan, sosialita on 15 January 2008 | 1 Comment »
Yang menggerakan saya untuk menulis tentang ini karena saya melihat banyak bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat, baik itu ras, suku, agama, ideologi, ataupun perbedaan – perbedaan lain yang akhirnya hanya menimbulkan perpecahan bahkan permusuhan, dan ini sangat menggangu saya. Saya tak pernah habis pikir, kenapa ada manusia yang tega dan sampai hati menzalimi manusia [...]
MUI Hanya Sebuah Ormas
Posted in another articles, tagged Abdurrahman Wahid, Gus Dur, MUI, Ormas on 2 January 2008 | 3 Comments »
Oleh: KH. Abdurrahman Wahid
Beberapa waktu yang lalu,Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan sejumlah kalangan sebagai sesat. Segera penulis artikel ini menyanggah hal itu dengan menyatakan kepada media bahwa hendaknya MUI jangan menyatakan siapa pun sebagai sesat.
Kecerobohan seperti diuraikan di atas juga dilakukan oleh MUI Riau, dengan turut menganggap sesat Nasr Hamid Abu Zayd. Alasannya adalah pemikiran [...]