h1

Agama, perbedaan dan cinta

30 December 2008

Bagaimana jadinya, bila kita bersyukur atas nama Tuhan untuk anugrah-Nya, tetapi juga menampiknya pada saat yang bersamaan, atas nama agama yang katanya mendasarkan segala ajarannya pada Tuhan. Bukankah ini namanya menelan ludah sendiri. Bagaimana mungkin ini terjadi.

 

Dalam masyarakat kita, hubungan beda agama dianggap sebagai sesuatu yang sangat tabu untuk dilakukan, alasannya sederhana karena ajaran agama melarang itu terjadi. Alasan egosentris yang menurut saya bersifat memaksa pemeluk agama menampik berkat yang seharusnya disukuri, karena bukankah cinta itu anugrah ? Bukankah Tuhan yang meniupkan rasa kedalam hati orang – orang yang dikehendaki-Nya ? Lalu kenapa ketika rasa itu dianugrahkan pada dua insan yang kebetulan membawa label duniawi yang berbeda (baca : agama), anugrah itu harus ditampik dan dibuang jauh – jauh ? Apakah mensukuri rasa dengan menjalani anugrah yang Tuhan beri itu menjadi dosa, karena agama melarangnya? Atau akankah lebih berdosa bila kita menampik dan tidak mengakui kenikmatan anugrahnya dan mengatakan itu sebagai kesalahan Tuhan yang memberi rasa?

 

Bagi saya, sederhana saja. Penafsiran agama yang ajarannya didasarkan pada suara Tuhan berupa teks – teks suci dari masa lalu, tidak luput dari pengaruh politik, ekonomi, sejarah, kekuasaan, dan budaya dimana agama itu tumbuh dan berkembang. Berdasarkan sejarah pada masa agama – agama berebut kekuasaan dan pengaruh, seringkali teks – teks suci penuh kasih Tuhan digunakan sebagai pembenaran hal – hal kontradiktif dengan ajaran Tuhan itu sendiri bahkan sampai digunakan untuk menghalalkan penumpahkan darah. Kebodohan saya mengajarkan untuk tidak akan menggunakan penafsiran seperti ini.

 

Dalam kasus hubungan beda agama, terlepas dari perbedaan – perbedaan dan label – label duniawi lain, Tuhan telah berbicara, Tuhan telah memberikan anugrah-Nya, sudah sepatutnya kita mesukurinya, bukan menampiknya. Penafsiran hanya pendapat orang, bukan suara Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: